Selamat datang jumpa lagi dikitchen set bekasi.

“Biasanya di dalam rumah di mana seseorang melakukan aktivitas mengolah dan menyediakan bahan makanan atau pangan. Aktivitas ini disebut memasak. Dengan berkembangnya budaya dan teknologi, bentuk dapur selalu berubah-ubah. Umumnya Dapur di bagi menjadi dua tipe, yaitu dapur bersih dan dapur kotor. Dapur bersih bisa di tempatkan dekat ruang keluarga, ataupun meja makan, karena memang fungsinya untuk menaruh makanan yang sudah dimasak. Sedangkan untuk dapur kotor, berfungsi untuk melakukan proses masak-memasak, sehingga letaknya pun berada di belakang.
Memiliki sebuah dapur yang indah tentu akan semakin lengkap bila kita sendiri nyaman ketika menggunakannya. Bahkan sebenarnya kenyamanan menjadi faktor utama dibandingkan hanya sekedar indah saja. Untuk membuat suasana arsitektur ruang dan arsitektur interior dapur menjadi nyaman untuk penggunanya, banyak hal yang harus disesuaikan. Mulai dari ukuran dapur yang sesuai dengan proporsi tubuh penggunanya, kenyamanan suhu arsitektur ruang dan arsitektur interior, pencahayaan yang cukup, sirkulasi udara, serta sistem air bersih dan air kotor, dan sistem instalasi listrik untuk peralatan dapur.
Dapur sebagai area memasak haruslah lega dan rapi, sementara barang-barang pendukung untuk itu sangatlah banyak. Untuk menyimpan peralatan makan dapat disimpan di kitchen set bagian atas, sedangkan untuk menyimpan peralatan memasak, bahan makanan bahkan tabung gas dapat Anda manfaatkan bawah meja dapur. Tidak semua barang di dapur harus masuk almari. Ada beberapa yang baik untuk dipajang seperti gelas, sendok dan botol minuman. Untuk dapur yang kecil sementara barang yang akan diwadahi masih butuh tempat dapat mewadahi barang-barang tersebut dengan menggantungkannya. Selain jadi aksen juga untuk mengamankan dari hewan dapur seperti tikus atau kucing.
Dapur bisa dibagi menjadi 3 bagian utama. Yang pertama adalah kegiatan menyimpan makanan. Untuk menyimpan bahan makanan diperlukan area penyimpanan, yakni lemari dan lemari es. Yang kedua adalah kegiatan mempersiapkan bahan, yaitu, mencuci, meracik, dan memotong bahan makanan. Untuk keperluan ini memerlukan area persiapan berupa meja dan bak cuci (sink). Yang ketiga adalah kegiatan memasak, dalam hal ini diperlukan tempat atau area meletakkan kompor atau microwave. Ketiga area ini idealnya tidak boleh diletakkan sembarangan. Ada teori peletakan di dapur yang dikenal dengan bentuk segitiga. Artinya, area persiapan, masak, dan penyimpanan, sebaiknya membentuk alur segitiga. Sehingga jika pekerjaan akan diulang alurnya akan tetap sama dan tidak mengganggu pekerjaan lainnya.
Dalam arsitektur dapur dan interior ruang dapur ketika meletakkan perangkat masak sebaiknya tidak sembarangan, pertimbangkan berbagai faktor untuk memperoleh kenyamanan.

Simak video saat usai pemasangan

Terimakasih atas kunjungan anda, terus ikuti update terbaru dari konten kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *